Pemenang Putri Indonesia 2019 Ternyata Masih 19 Tahun

 


Finalis Putri Indonesia dari DKI Jakarta 1, Frederika Alexis Cull terpilih menjadi Putri Indonesia 2019, Jumat (8/3/2019).

Usianya baru 19 tahun. Namun usia yang relatif muda itu tidak menghalangi Frederika Alexis Cull untuk berbagi dan menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk orang lain.

Sedangkan dua finalis lainnya yang masuk tiga besar yaitu finalis dari Sulawesi Utara Jolene Marie Cholock menjadi runner up 1 dan finalis dari Jawa Barat Jesica Fitriana Martasari terpilih sebagai runner up 2.

Dengan terpilihnya Frederika Alexis, mahkota Putri Indonesia pun telah dipakaikan Sonia Fergina Citra, Putri Indonesia 2019 kepada penerusnya.

Seperti biasa, setelah dipakaikan mahkota, Putri Indonesia terpilih diberikan kesempatan berlenggang sendiri mengeliligi panggung final.

Dibalut kebaya hijau rancangan Intan Avantie, Frederika pun melambaikan tangan kanannya kepada para pendukung yang terus bertepuk tangan menyambut kemenangannya.

Kemenangan Frederika berhasil diraih setelah ia menjawab pertanyaan penentu dari dewan juri mengenai pemilu di Indonesia yang akan diselenggarakan April 2019 mendatang.

Menggunakan bahasa Inggris, Frederika menjawab kalau pemilu adalah sebuah power yang harus dimanfaatkan.

Frederika Alexis Cull tidak hanya menjadi perempuan tercantik di Indonesia saja, gelar Puteri Indonesia 2019 yang kini disandangnya itu juga akan dibawanya mewakili negeri ini kala berlenggak-lenggok di panggung Miss Universe 2019.

Frederika Alexis Cull yang berwajah bule ini diketahui ikut aktif berkontribusi di Sekolah Bisa, sebuah tempat belajar yang sengaja didirikan dan diperuntukkan bagi anak-anak yang orangtuanya kurang mampu secara ekonomi.

Frederika Alexis Cull saat mendatangi sekolah dasar di kawasan terdampak tsunami di Pantai Pesisir Desa Kuntjir, Rajabasa, Lampung Selatan, 15 Januari 2019.

Pada 15 Januari 2019 misalnya, Frederika Alexis Cull menuliskan pengalamannya mengujungi daerah terdampak bencana alam tsunami di Lampung.

"Seminggu lalu saya diberikan kesempatan untuk mengunjungi daerah yang terkena dampak tsunami di Lampung dan bekerjasama dengan beberapa organisasi untuk memberikan trauma healing ke anak-anak SD," tulis Frederika Alexis Cull.

Salah satu daerah yang ketika itu dikunjunginya adalah kawasan permukiman penduduk yang berada di bibir Pantai Pesisir Desa Kunjir, Rajabasa, Lampung Selatan.

"Saya berusaha menghibur anak-anak melalui program trauma healing, memberikan hadiah alat-alat sekolah, serta memberikan pelajaran dan motivasi agar mereka tetap semangat belajar," tulis Frederica Alexis Cull yang dikenal pintar dalam hal public speaking ini.

Saat itu Frederika Alexis Cull teringat pada momen yang sangat menyentuh hatinya ketika ada anak berumur 7 tahun yang tiba-tiba mengatakan kepadanya, bahwa dia tidak bisa tidur nyenyak karena mengkhawatirkan kembali terjadi tsunami ketika sedang tidak sadar atau tertidur lelap.

Sehari kemudian, 16 Januari 2019, Frederika Alexis Cull juga membagikan foto sedang menemui para korban tsunami anak-anak yang masih dirawat di RS Abdul Moeloek, Bandar Lampung.

Lewat foto yang diunggahnya itu Frederika Alexis Cull ingin orang lain ikut membantu meringankan beban anak-anak tersebut.



No comments:
Write komentar