Gempa Hari Ini Tercatat BMKG Sebanyak 5 Kali Terjadi di Wilayah Indonesia

 


Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya telah terjadi 5 kali gempa bumi pada hari ini, Kamis (28/2/2019).

Kekuatan rata-rata gempa bumi tersebut berkisar dari Magnitudo (M) 4.0 hingga 5.6. Berikut ini daftar 5 gempa bumi yang landa sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis (28/2/2019):

1. Gempa Bumi di Solok Sumatera Barat

Gempa bumi pertama pada kamis ini terjadi di Solo, Sumatera Barat. Gempa berkekuatan magnitudo 4,8 ini terjadi pada pukul 01:55:02 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan pusat gempa berada di darat 19 km barat daya Kabupaten Solok Selatan. Tepatnya pada koordinat 1.59 Lintang Selatan (LS) hingga 101.27 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 11 km. Gempa yang mengguncang Solok Sumatera Barat tersebut dirasakan (MMI) III di Solok Selatan.

2. Gempa Pasaman - Sumatera Barat

Gempa bumi kedua pada kamis ini terjadi di Pasaman, Sumatera Barat. Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 ini terjadi pada pukul 06:27:05 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan pusat gempa berada di laut 38 km timur laut Pasaman, Sumatera Barat. Tepatnya pada koordinat 1.40 Lintang Selatan (LS) dan 101.55 Bujur Timur (BT). dengan kedalaman 10 km.

Gempa yang terjadi dirasakan dengan skala (MMI) IV Solok Selatan. Di wilayah Padang dirasakan dengan skala (MMI) III-IV. Skala (MMI) II-III dirasakan di Painan dan Padang Panjang. Sementara itu skala (MMI) II dirasakan di wilayah Muaro Siberut, Mukomuko, Bukittinggi, Payakumbuh 50 Kota, Kepahiang.

3. Gempa Bumi di Pandeglang Banten

Gempa Bumi ke tiga hari ini terjadi di Pandeglang, Banten. Gempa berkekuatan magnitudo 4,0 ini terjadi pada pukul 07:54:25 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan pusat gempa berada di laut 95 kilometer barat daya Pandeglang. Tepatnya pada koordinat 7.35 Lintang Selatan (LS) dan 105.33 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 11 km. Gempa dirasakan dengan skala (MMI) III di Labuan.

 4. Gempa Bumi di Dompu - NTB

Gempa bumi ke-empat terjadi di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa yang mengguncang NTB ini, kata BMKG, terjadi tepatnya di Kabupaten Dompu, NTB pada pukul 14.12.00 WIB.

Menurut catatan BMKG, gempa yang terjadi di Kabupaten Dompu, NTB ini berkekuatan Magnitudo 4,8.

Gempa yang mengguncang di Kabupaten Dompu, NTB tersebut berpusat di laut dengan kedalaman 33 kilometer. Gempa yang berada di Kabupaten Dompu, NTB ini berada di 72 kilometer barat laut Kabupaten Dompu. Gempa yang mengguncang Kabupaten Dompu, NTB ini dirasakan hingga Bima dengan Skala MMI III.

 5. Gempa Bumi di Tuapejat Mentawai Sumatera Barat

Gempa bumi terbaru hari ini terjadi di Tuapejat Mentawai Sumatera Barat. Gempa Bumi berkekuatan 5.1 SR terjadi pada pukul pukul 21:18:53 WIB. Pusat gempa ada di lintang -2.12 dan bujur 99.78. Kedalaman gempa tersebut 44 Km berada di 23 km Tenggara Tuapejat, Mentawai, Sumatera Barat.

Gempa yang mengguncang Tuapejat Mentawai Sumatera Barat ini dirasakan hingga Bima dengan Skala MMI III-IV Mentawai, III-IV Painan, II-III Padang, I-II Padang Panjang, I-II Solok, I-II Bukittinggi.

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI
Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang

II MMI
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI
Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI
Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI
Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI
Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI
Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI
Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.



No comments:
Write komentar