Kisah Nyata - Pacaran Selama 2 Tahun Kemudian Diselingkuhi dan Dibuang

 

Berawal sekitar kira-kira 2 tahun lalu bertemu dengan seorang gadis di sosial media.. pdkt terus jadian.. selama 2 tahun lebih pacaran ga pernah yang namanya berantem, ya paling-paling cuma ngambek sebentar, terus baikan lagi. Pacaran dibilang harmonis sampe terakhir komunikasi.

Selalu bersabar dalam menjalani hubungan karena kira-kira setaun yang lalu sang pacar yang kini telah menjadi mantan mengalami sakit kanker rahim turunan dan harus berhenti kerja & berobat alternatif di daerah sukabumi dikarenakan jikalau operasi biayanya tidak menyanggupi.

Sebelum dia berangkat untuk berobat dia menceritakan masalahnya kepada saya dan bilang kepada saya "tolong jangan tinggalin saya". Disitu saya tersentuh dan tak pernah ninggalin dia.. Di setiap bulannya saya selalu bantu dia dalam segi keuangan semampu saya untuk membantu sampai saya rela ga punya baju baru celana baru sepatu baru, hidup bener-bener prihatin demi bisa membantu dia. Hampir selama 8 bulan dia sakit sampai sembuh dan bisa kerja lagi saya bantu sedikit kondisi keuangannya.

Setelah lebaran kondisi berbalik susah buat saya (cobaan). Perusahaan tempat saya kerja bangkrut dan saya menganggur. Entah kenapa saat itu susah sekali cari kerja dan akhirnya saya hanya mendapatkan penghasilan dari online freelancer untuk memenuhi kebutuhan hidup dan supaya bisa jalan dengan dia menghibur dirinya. Waktu itu sangat sulit keadaannya pas-pasan walau pada akhirnya seiring waktu saya mendapatkan yang lumayan besar.

Waktu kondisi terbalik pada saat saya sedang susah (cobaan), pacar saya yang sekarang sudah jadi mantan ternyata diam-diam selingkuh.. Awal kecurigaan saya sewaktu saya tidak boleh melihat isi dari handphone dia, dan selama pacaran dia belum pernah pasang dp pasangan berdua, padahal koleksi foto berdua cukup banyak. Alasannya bla bla bla..., saya masih positif thinking karena hati & perasaan sayang. Sifatnya yang jelek bisa membuat saya bersabar & mengalah karena rasa sayang.

Selama pacaran, semua komunikasi baik & harmonis ga ada kata berantem sama sekali hingga muncul satu keanehan. Banyak w.a dari dia yang seperti salah kirim ga nyambung tapi dia masih bilang sayang seperti biasa dan pada akhirnya ga pernah w.a lagi. Kata "ya sayang" adalah kata-kata w.a terakhir yang dia kirimkan sebelum dia menghilang. Saya coba kirim pesan namun tak pernah berbalas yang membuat saya bertanya-tanya kenapa gerangan?

2 minggu kemudian terbongkarlah di instagram yang ternyata pacar saya yang sekarang mantan sudah punya pacar lagi. Mungkin ibarat pepatah Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga. Berikut penampakan sang mantan yang tidak punya hati dengan pacar barunya (waktu itu status kita masih pacaran gantung belum putus).

Disitu saya merasa hancur, seseorang yang ketika sakit saya bantu, saya rawat moralnya, saya sayangi dengan tulus, saya terima dengan apa adanya, setelah sembuh kemudian membuang saya ke tempat sampah. Apa yang saya perjuangkan selama ini berakhir dengan sia-sia. Saya coba melawan rasa sakit di dada, terus saya lawan tapi terasa sakit seperti ada yang menekan di dada, dalam hati ini berkata pantaskah yang dia perbuat?

No comments:
Write komentar