Hukum Nge-charger HP di Masjid

 

Listrik di masjid, yang mendanai adalah jamaah. Peruntukan dana itu untuk kemaslahatan masjid. Posisi takmir sebagai pelaksana. Bagaimana jika ada jamaah yang memanfaatkan sebagian? Seperti nge-charger hp di masjid?


Syaikh Dr. al-Fauzan pernah ditanya tentang hal ini. Jawaban beliau,


Jika takmir masjid melarang men-charge hp, maka tidak boleh men-charge HP di masjid. Namun jika mereka tidak melarang, maka tidak masalah untuk melakukannya. Karena ini hanya sebentar, tidak membebani. Dan jika mereka melarang, jangan nge-charge HP di masjid. (http://www.al-amen.com/vb/showthread.php?t=14407)


Fatwa beliau ini berdasarkan pendapat Sulaiman bin Musa sebagaimana penjelasan yang disebutkan al-Aini di atas. Karena listrik yang digunakan untuk nge-charge hp sangat sedikit, dan itu tidak membebani masjid. Sehingga insyaaAllah tidak masalah. Di masjidil haram, ketika musim i’tikaf, banyak sekali jamaah itikaf yang nge-charge hp. Dan ini dibiarkan oleh lajnah masjid (takmir).


Allahu a’lam.


No comments:
Write komentar