Bisakah Kita Sampai Kepada Derajat Sahabat Rasulullah ?

 

Pertanyaan:
Apakah mungkin seorang muslim di masa sekarang sampai kepada martabat yang telah diperoleh sahabat berupa iltizam (konsekuen) terhadap agama Allah?


Jawaban:
Adapun sampai kepada martabat sahabat jelas tidak mungkin, karena Nabi shalallahualaihi wasallam bersabda :


خَيْرُ الْقُرُوْنِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ


"Sebaik-baik generasi adalah generasiku, kemudian generasi yang mengiringi mereka, kemudian generasi yang mengiringi mereka." (HR. Al-Bukhari dalam asy-Syahadat (2652); Muslim dalam Fadha'il ash-Shahabah (2533))


Adapun memperbaiki umat Islam hingga berpindah dari kondisinya yang sekarang, maka hal ini mungkin saja. Allah subahanahu wataala Mahakuasa atas segala sesuatu. Telah diriwayatkan dari Nabi shalallahualaihi wasallam bersabda :


لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِيْ ظَاهِرِيْنَ عَلىَ اْلحَقِّ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتىَّ يَأْتِيَ أَمْرُ اللهِ وَهُمْ كَذلِكَ


"Senantiasa ada segolongan umatku yang nampak di atas kebenaran, tidak memberi mudharat mereka orang yang menghinakan mereka sehingga datang perkara Allah subahanahu wataala sedangkan mereka dalam kondisi seperti itu." (HR. Muslim dalam al-Imarah (1920) dari hadits Tsauban.)


Dan tidak diragukan lagi bahwa umat Islam pada posisi sekarang berada di posisi yang hina jauh dari yang dikehendaki oleh Allah subahanahu wataala yang berupa persatuan berdasarkan atas agama Allah dan kuat dalam agama Allah  karena Allah subahanahu wataala berfirman :


"Sesungguhnya (agama tauhid) ini, adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah Rabbmu, maka bertakwalah kepadaKu." ( Al-Mukminun: 52).


[ Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah jilid III hal 51. Syaikh Ibn Baz. ]


Tidak ada komentar:
Write komentar