Hidup Itu Untuk Dinikmati

 

Aku bukan menyesali yang telah terjadi, tapi aku ingin mengambil pelajaran dari kesalahan yang telah kulakukan agar orang lain tidak melakukan apa yang telah aku lakukan.

Mencari ilmu bukanlah hal yang mudah, terlebih jika yang dicari adalah ilmu agama. Bukan hanya semangat dan tekun dalam belajar, tetapi harus di imbangi dengan ibadah yang kuat dan menjauhi perbuatan dosa atau maksiat.

Kita tidak akan bisa menguasai berbagai bidang ilmu pengetahuan hanya dengan mengandalkan kecerdasan. Karena buka kecerdasan kita yang memberikan ilmu tetapi Allah lah yang memberikan kita ilmu. Maka mintalah ilmu kepada Allah dengan ibadah yang kuat, menjauhi maksiat dan belajar yang tekun.

Dalam perjalanan mencari ilmu agama bukanlah hal yang mudah. Akan banyak halangan dan rintangan sebagai ujian bagi kita. Mulai dari ujian bersabar dengan waktu yang lama, ujian dari segi keuangan, sampai ujian dari para wanita. Jika pencari ilmu bisa melewati ujian tersebut maka dia akan mendapatkan sesuatu yang sangat berharga bahkan lebih berharga dari harta apa pun.

Mungkin seorang pencari ilmu bisa bersabar duduk bertalaqi dengan gurunya dalam waktu yang lama karena ia merasakan nikmatnya mencari ilmu. Mungkin juga seorang pencari ilmu bisa bersabar dengan sedikit uang dan makanan karena banyak disibukan dengan belajar dan berpuasa. Namun cobaan terbesar bagi pencari ilmu adalah godaan wanita. Terlebih jika pencari ilmu tersebut belum menikah dan menginjak umur kepala dua.

Kecantikan wanita sangatlah menipu. Pesona yang ia tebarkan dapat melumpuhkan semangat para pencari ilmu. Terlebih jika wanita itu mempunyai harta melimpah. Pastilah setiap lelaki yang menjumpainya akan terpikat. Tak heran jika Rasulullah shalallahu alaihiwasallam bersabda bahwasannya kebanyakan wanita dinikahi karena kecantikannya, hartanya, keturunannya dan agamanya.

Kita tidak menyalahkan wanita yang menggoda atau pencari ilmu yang tergoda. Tetapi inilah kehidupan dengan segala ujian nya. Allah selalu menguji hamba Nya agar terpilih hamba yang benar-benar bertqwa dan hamba yang benar-benar berdosa.

Seorang pencari ilmu diuji dengan godaan wanita, namun disamping itu wanita tersebut diuji dengan rasa cintanya kepada pencari ilmu. Inilah fenomena kehidupan yang harus diterima dan dijalani oleh setiap manusia. Maka beruntunglah orang yang bisa melewati ujian tersebut dan merugilah orang yang tidak bisa melewatinya.

Namun ingatlah bahwa ampunan dan rahmat Allah lebih besar dari dosa yang dilakukan manusia. Jangan putus asa dengan rahmat dan ampunan Allah. Setiap manusia pasti melakukan kesalahan dan setiap manusia pasti pernah terjatuh dalam dosa. Tapi sebaik-baik manusia yang berbuat dosa adalah mereka yang bertaubat kepada Allah. Tidak peduli berapa kali manusia berbuat dosa tapi ingatlah bahwa ampunan dan rahmat Allah selalu ada untuk manusia.

Jangan putus asa dan teruslah berjuang untuk menjadi lebih baik. Adam alaihisalam pernah berbuat kesalahan lalu bertaubat dan kembali menjadi penghuni surga. Umar bin Khatab pernah membunuh anak perempuannya lalu bertaubat maka dia menjadi salah satu dari 10 orang yang ditunjuk Rasulullah menjadi penghuni surga. Dan banyak lagi manusia di bumi ini pernah melakukan kesalahan lalu bertaubat sehingga Allah mengampuni dosanya dan dimasukan kedalam surga.

Masjid Haram, 2 Muharam 1438 H

Tidak ada komentar:
Write komentar