Astaghfirullah... Kemenag DKI Gelar Atraksi Tari Di atas Sajadah Sholat

 

Satu lagi pelecahan terhadap Islam terjadi. Kali ini terjadi saat Kanwil Kemenag DKI menggelar perayaan Ultah Kemenag ke-70 dimana ada pentas tari, dengan pakain tidak menutup aurat, dan yang paling parah penari ini lenggak lenggok di atas sajadah sholat!

Foto penari diatas sajadah tersebut hari ini, Senin (4/1), ramai beredar di media sosial dan membuat umat Islam protes.

Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat Cholil Nafis yang mengunggah foto itu di akun twitternya @cholilnafis meminta klarifikasi atas foto itu yang dinilainya tidak pantas. Karpet salat dijadikan alas menari.

Dia pun segera melaporkan soal foto ini ke Menag Lukman Hakim lewat media sosial.

"Salam. Tlg dicek n klo benar ditegur. Karpet shalat dibuat tarian di HAB Kemenag DKI @lukmansaifuddin @Gus_Sholah," cuit @cholilnafis. 

Menag Lukman segera merespons soal foto itu dan meminta maaf.

“Ya,saya tlh mengklarifikasi dan menegurnya. Selaku Menag, saya mohon maaf se-besar2nya atas kekhilafan tsb,” kicau Menag dalam akun twitternya @lukmansaifuddin.

Astaghfirullah... kenapa terus-terusan terjadi pelecehan terhadap agama Islam di negeri ini semenjak era Jokowi?

Al-Quran dinyanyikan dengan langgam Jawa di Istana Presiden.
Adzan mengiringi lagu gereja dalam Acara Natal Nasional 2015 yang dihadiri Presiden Jokowi dan Menag Lukman.
Al-Quran dibuat untuk bahan terompet Tahun Baru.

Dan kali ini, sajadah sholat buat alas menari?

Inilah yang disebut dengan "Tes The Water" jokowi mengetes kepekaan umat islam terhadap agamanya dengan menjadikan sajadah tempat shalat umat islam yang ada gambar masjid jadi alas penari sinden di acaranya.

Sadarlah wahai umat islam. Kalian sedang dicoba kepekaan kalian terhadap agama oleh syiah, komunis dan salibis.

Tidak ada komentar:
Write komentar